Cara Menggemukkan Badan Dengan Cepat dan Aman

Cara Menggemukkan Badan Dengan Cepat dan Aman

Banyak cara menggemukkan badan dengan cepat yang bisa kita coba sendiri di rumah. Cara-cara ini tidak membutuhkan obat-obatan penggemuk badan sama sekali sehingga tidak hanya cepat, namun juga terbukti aman. Cara menaikkan berat badan ini terutama dapat dilakukan apabila kita memiliki berat badan di bawah ideal. Penasaran apa saja cara-cara yang bisa dilakukan untuk menambah berat badan secara cepat dan aman? Berikut adalah beberapa di antaranya.

cara-menggemukan-badan

  • Cara menambah berat badan pertama adalah dengan olahraga. Olahraga seringkali disarankan untuk mereka yang hendak menurunkan berat badan, namun aktivitas fisik ini juga penting apabila kita ingin menambah berat badan. Olahraga dibutuhkan untuk hidup ynag sehat agar proses metabolisme dalam tubuh dapat membaik. Lakukan olahraga secara rutin sebagai salah satu cara menggemukkan badan alami.
  • Walaupun kita wajib bergerak secara aktif, salah satunya melalui olahraga, namun kita tetap tidak boleh asal dalam melakukannya. Batasi olahraga kardio terutama apabila proses metabolisme tubuh kita tergolong cepat. Jika terbiasa melakukan kardio, maka kita bisa memberi waktu 30 menit masing-masing lima kali dalam satu minggu. Cara menggemukkan badan dengan cepat juga sebaiknya menghindari gerakan aerobik, seperti lari atau bersepeda. Latihan ini justru akan mengurangi lemak tubuh yang dibutuhkan jika ingin menaikkan berat badan.
  • Berikutnya, konsumsi tambahan kalori. Tubuh orang pasti akan berbeda-beda dalam hal mencerna makanan serta mengeluarkan energi. Kalori adalah sumber energi terbaik bagi tubuh dan kebutuhannya juga akan berbeda-beda pada tiap orang. Untuk mendapat tambahan kalori, kita bisa menambah keju parut di atas roti atau menyandingkan telur dadar bersama sup ayam yang dikonsumsi.
  • read more

    6 Cara Memperbanyak ASI Dengan Cepat dan Ampuh

    Cara Memperbanyak ASI

    Setelah melahirkan tidak semua ibu bisa memproduksi ASI dengan jumlah yang cukup untuk bayinya. Ketika dalam keadaan ASI yang diproduksi tidak mencukup kebutuhan bayi tentu para ibu akan merasa khawatir tidak bisa memenuhi kebutuhan ASI bayi mereka. Biasanya ibu yang tidak bisa memberikan jumlah ASI yang cukup untuk bayinya beralih menggunakan susu formula. Padahal ASI menjadi makanan yang sangat penting untuk bayi, bayi harus mendapatkan ASI eksklusif selama enam bulan pertama agar manfaat ASI bisa dirasakan bayi dalam jangka panjang. Dengan memberikan ASI yang cukup dan rutin selama masa eksklusif ini bisa meminimalisir risiko alergi karena ASI dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh bayi.

    Jika Anda adalah salah satu dari sekian banyak ibu yang tidak dapat memproduksi ASI yang cukup, jangan terburu-buru untuk memberikan susu formula kepada anak Anda. Usahakan terlebih dahulu cara memperbanyak ASI secara alami yang mungkin bisa menjadi solusi masalah Anda. Simak tips kesehatan di bawah ini untuk mengetahui cara memperbanyak ASI dengan cepat dan alami.

    Cara Memperbanyak ASI

    1. Memijat Payudara

    Cara memperbanyak ASI yang pertama adalah dengan melakukan pemijatan payudara. Pemijatan ini dilakukan dari bagian pangkal payudara, tekan perlahan dinding payudara dengan dua jari yakni jari tengah dan jari telunjuk. Kemudian lakukan gerakan melingkar pada bagian luar payudara selama kurang lebih 30 detik, lalu gerakan memutari payudara yang secara perlahan menuju putih seperti bentuk obat nyamuk. Lakukan pemijatan hanya dari pangkal payudara menuju puting, bukan sebaliknya. Tujuan pemijatan ini adalah agar produksi ASI dapat bertambah serta melancarkan keluarnya ASI.

    1. Memompa ASI

    Cara memperbanyak ASI yang selanjutnya adalah dengan memompa payudara. Cara ini berguna untuk merangsang payudara untuk memproduksi ASI. Pompa masing-masing payudara selama sekitar 10 menit secara konsisten dan bekala di antara waktu menyusui. Penting untuk diketahui bahwa produksi ASI meningkat pada pukul 2-5 pagi, jadi jika memungkinkan pompa ASI pada jam tersebut. read more

    Penjelasan Tentang Buta Warna

    Buta warna merupakan kualitas penglihatan yang berkurang pada warna tertentu ataupun total, yang pada umumnya bersifat keturunan dari orang tua pada anak sejak lahir. Pengidap buta warna seringkali mengalami kesulitan bila melihat warna hijau, merah, dan biru, ataupun campuran dari warna ini.
    buta warna
    Jarang ditemukannya masalah buta warna total dan penderita penyakit ini kebanyakan mampu beradaptasi pada kondisi tersebut, sehingga kondisi ini tidak dianggap sebagai yang paling serius. dalam beberapa kasus, penyakit buta warna jug dapat terjadi pada fase dewasa. Baca juga tentang http://www.jualobatkutilkelamin.info

    Gejala Buta warna

    Hanya mampu melihat sedikit gradasi warna merupakan salah satu gejala yang terjadi, sedangkan sebagian besar orang yang tidak mengalami peyakit ini bisa melihat ratusan warna sekaligus. Gejala lain yang mungkin terjadi ialah tidak melihat perbedaan antara warna hijau dan merah, akan tetapi warna biru dan kuning dapat terlihat dengan mudah. Sebelum melakukan tes penglihatan, bahkan kebanyakan orang tidak menyadari bahwa dirinya mengalami buta warna.

    Jenis Buta Warna

    Kesulitan membedakan gradasi warna merah, kuning, dan hijau seperti warna cokelat dan orange terjadi pada sebagian besar kalangan pengidap buta warna. Jenis ini juga mengakibatkan penderita sulit dalam membedakan antara warna merah dan hitam serta gradasi warna ungu, untuk pengidap jenis ini lebih banyak dari kaum pria jika dibandingkan wanita. Dan untuk jenis atau tipe buta warna yang jarang ditemui ialah tipe kuning-biru yang mana orang tidak dapat membedakan warna tersebut.

    Penyebab Terjadinya Buta Warna

    Dalam penglihatan mata seorang penderita buta warna tidak dapat melihat atau membedakan warna sebagaimana mata normal, karena proses melihat warna melintasi spektrum cahaya dimulai dengan kemampuan alamiah mata dalam membedakan warna-warna dasar, seperti warna merah, biru, dan hijau. Hal ini dapat terjadi karena adanya gangguan pigmen pada reseptor penglihatan warna (sel kerucut di mata). Ketika salah satu pigmen hilang, maka masalah akan muncul pada saat melihat warna tertentu. Yang terjadi dalam banyak kasus, buta warna diakibatkan oleh faktor genetik orang tua, akan tetapi bisa saja terjadi karena gangguan kesehatan yang telah ada sebelumnya atau efek samping dari sebuah pengobatan. read more